Opera Software ASA tanggal 3 kemarin mengumumkan bahwa aplikasi
peramban internet buatannya, Opera Max, sudah dapat dinikmati pengguna
Android di Indonesia melalui
Google Play.
Aplikasi ini memungkinkan pengguna menghemat pemakaian paket data
hingga 50 persen, dan memberikan pilihan penghematan data dalam jaringan
Wi-Fi.
Awal tahun lalu, Opera meluncurkan
Opera Max yakni aplikasi penghematan data yang bisa mengkompres data
mobile hingga 50 persen, dengan begitu dapat menghemat uang pengguna dan
meningkatkan kecepatan mengakses internet.
Aplikasi ini sesungguhnya sudah tersedia di Indonesia sejak lima bulan yang lalu, tetapi saat itu hanya eksklusif untuk pengguna Evercoss.
Kini Opera Max sudah dapat dinikmati pengguna di Indonesia dengan
tambahan versi baru, tambahan penghematan data untuk koneksi Wi-Fi.
Opera Max adalah Opera Mini tanpa “browser”, yang bertindak sebagai
VPN dan server proxy di latar belakang, juga aplikasi manajemen data
yang dapat disesuaikan untuk smartphone Android.
Menurut FAQ
Opera Max, aplikasi ini tidak akan mengganggu koneksi HTTPS aman.
Pengguna kehilangan kemampuan untuk menyimpan beberapa data, tapi Anda
komunikasi pengguna aman (seperti situs perbankan, email, dan
lain-lain). Opera Max sendiri hanya akan memampatkan data yang tidak
terenkripsi, yang dapat mencakup teks, gambar dan video. Berkasnya tidak
akan disimpan oleh server Opera.
Opera Max juga menyatakan bahwa penggunaan paket data untuk Instagram
dan WhatsApp dapat ditekan. Yang menarik kedua layanan tersebut
menggunakan HTTPS terenkripsi. Menurut Opera, tidak semua lalu lintas di
Instagram dan Whatsapp dienkripsi. Misalnya, di Instagram hanya halaman
login dan komentar yang dikirim melalui saluran terenkripsi, namun
gambar dan video yang dikirim melalui HTTP teks biasa, yang dapat
dikompresi oleh Opera Max.

Di era konten video dan gambar yang semakin memiliki tempat di hati
khalayak, Opera Max bisa menjadi pilihan untuk menikmati aplikasi yang
memiliki banyak video dan gambar, seperti Instagram, Path, VIKI, OLX,
atau Kurio. Pengguna ponsel dapat mengakses aplikasi favorit dengan
lebih cepat dan lebih hemat.
Aplikasi ini akan membuat pengguna mengontrol pemakaian data ponsel
dan Wi-Fi secara independen. Solusi yang coba ditawarkan merupakan
solusi yang diberikan Opera Max atas tingginya permintaan pemakaian
Wi-Fi yang efisien.
Pengembang aplikasi yang berkantor pusat di Oslo, Norwegia, itu
menyatakan bahwa bahwa 80% pemakaian data berada di jaringan Wi-Fi.
Kepadatan jaringan Wi-Fi dapat diatasi fitur kompresi terbaru yang
ditambahkan di Opera Max. Mereka juga dapat melihat kondisi pemakaian
data oleh aplikasi yang sedang digunakan dan menelusuri cara aplikasi
mereka bekerja pada jaringan Wi-Fi.
Salah satu manfaat tambahan dari Opera Max yakni memungkinkan
pengguna memblokir aplikasi tertentu. Dengan cara ini, misalnya, Anda
bisa selalu memblokir aplikasi tertentu dari mengkonsumsi data mahal
ponsel Anda.
Dengan fitur baru “Aplikasi yang diblokir” pengguna dapat mencegah
aplikasi dalam memakai data tanpa izin, juga dapat menghentikan aplikasi
yang berjalan di belakang layar agar lebih menghemat baterai. Fitur
“Aplikasi yang diblokir” memberikan pengguna pengontrolan keseluruhan
dalam akses data di ponsel dan jaringan Wi-Fi.
—
Artikel sindikasi ini pertama kali dimuat di DailySocial dan ditulis oleh Hesti Pratiwi. Gambar header: Gil C/Shutterstock.com.